Kamis, 27 Januari 2011

PERTANYAAN-PERTANYAAN UMUM MENGENAI KONSELING

Konselor atau terapis adalah orang yang dapat Anda ajak berbicara mengenai perasaan takut dan cemas Anda. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan mengenai konseling, berikut jawabannya yang kiranya dapat membantu Anda.


1. Apa yang terjadi saat konseling?


Konselor akan mendengarkan masalah Anda dan memberikan saran tentang cara menghadapinya. Sesi konseling biasanya berlangsung selama satu jam. Konselor akan mengajukan pertanyaan untuk mempelajari kekhawatiran Anda. Bersama-sama, kalian dapat menemukan sebuah gagasan yang dapat membantu Anda dan Anda dapat melatih gagasan yang dapat membantu Anda dan Anda dapat melatih gagasan itu di rumah. Konselor juga hadir untuk menjawab pertanyaanmu tentang kekhawatiran atau masalah lain di dalam hidupmu.

Mungkin dibutuhkan waktu agar konseling berhasil. Hal ini akan sangat tergantung pada seberapa baik hubungan Anda dengan konselor itu dan apakah Anda mencoba gagasan-gagasan yang ia sarankan. Berikan kesempatan kepada konselor tersebut. Tapi, apabila Anda merasa sesi ini tidak bermanfaat bagi Anda, bicarakan dengan orang yang paling Anda percaya (pasangan, teman, sahabar, orang tua). Anda mungkin membutuhkan konselor lain sampai pada akhirnya Anda menemukan konselor yang benar-benar Anda suka.

2. Siapa saja yang berada di sana?

Anda dapat pergi ke sana sendirian atau Anda dapat mengajak orang yang Anda percaya, jika Anda mau. Ini mungkin dapat membuat Anda merasa lebih nyaman dan anggota keluarga Anda dapat mempelajari cara-cara untuk membantu Anda di rumah. Terkadang, saudara Anda bisa ikut serta dalam sesi tersebut, apabila Anda menginginkannya.

3. Mengapa aku harus membicarakan masalahku?

Tidak ada orang yang memaksa Anda berbicara kalau Anda tidak mau. Sebagian orang sangat malu untuk menceritakan masalahnya kepada orang lain. Sebagian orang lain tidak mau mengakui bahwa ia mempunyai masalah. Hal ini normal. Mungkin Anda perlu waktu untuk lebih mengenal konselor Anda sehingga Anda mungkin tidak akan bercerita banyak pada awalnya. Setelah Anda merasa nyaman, akan sangat mudah bagi Anda untuk membicarakannya. Ingatlah bahwa membicarakan masalah Anda akan sangat membantu, daripada Anda menyimpannya dalam hati.

Konselor tidak dapat membantu Anda apabila Anda merahasiakan masalah Anda. Kalau Anda takut atau marah kepada konselor itu, mulailah dengan menceritakan apa yang Anda rasakan kepada konselor Anda. Apabila konselor itu membirakan gagasan yang tidak Anda sukai, katakan padanya tentang apa yang Anda rasakan tentang gagasannya dan mintalah gagasan yang lain. Dengan cara ini, konselor itu akan memikirkan strategi lain yang lebih Anda sukai.

4. Tidakkah semua orang nanti akan tahu tentang masalahku?


Kunjungan Anda ke konselor adalah rahasia. Artinya, konselor Anda tidak diizinkan memberitahu orang lain tentang masalah Anda. Satu-satunya hal yang harus diceritakan konselor itu kepada wali Anda (orang tua, jika Anda seorang anak) adalah jika Anda mengatakan kepada konselor Anda bahwa Anda berniat mencederai diri sendiri atau orang lain atau jika orang lain mencederai Anda. Hal ini hanya untuk memastikan tidak seorang pun akan cedera, termasuk diri Anda.

Anda dapat memutuskan apakah Anda mau menceritakan apa yang Anda pelajari saat konseling kepada orang lain dalam keluarga Anda. Dan terserah pada Anda, apakah Anda mau bercerita kepada teman Anda tentang apa yang terjadi. Kalau Anda memiliki teman yang Anda percayai, membicarakan ketakutan dan kekhawatiran Anda dengan mereka mungkin dapat membantu. Mungkin teman-teman Anda bisa menolong Anda.

5. Apakah keluarga Anda juga harus berbicara dengan konselor?


Jika keluarga Anda membawa Anda ke konselor, mungkin itu karena mereka belum tahu pasti cara yang tepat untuk membantu Anda mengatasi perasaan takut dan cemas Anda.Konselor dapat menjelaskan masalahnya kepada keluarga Anda sehingga mereka dapat memahami dan memberikan bantuan yang Anda butuhkan. Konselor juga dapat berbicara dengan keluarga Anda tentang cara-cara yang lebih baik untuk menolongmu, jika yang mereka lakukan selama ini tidak membantu dan justru memperburuk keadaan Anda. Konseling terkadang akan lebih baik jika keluarga terlibat juga. Jika Anda ingin konselor merahasiakan beberapa hal, katakan saja hal itu kepadanya.

6. Apakah guru saya ( jika Anda masih menimba ilmu di SD, SMP dan SMA) harus tahu tentang hal ini?


Jika perasaan takut dan cemas Anda tidak memengaruhi kegiatan sekolah Anda, orang di sekolah tidak perlu tahu tentang kegiatan konseling Anda. Jika perasaan takut Anda memengaruhi aktivitas Anda di sekolah, sang konselor mungkin ingin berbicara dengan guru Anda untuk memberikan saran tentang cara membantu Anda. Secara hukum, keluarga Anda harus memberikan izin pada konselor untuk berbicara dengan siapa pun di sekolah Anda. Jika Anda tidak ingin hal itu terjadi, beritahu konselor dan keluarga Anda.

7. Berapa lama saya harus pergi ke konselor?


Sebagian orang mungkin hanya perlu sedikit kunjungan, tetapi orang lain mungkin butuh konseling setiap minggu selama beberapa bulan. Hal ini sangat tergantung pada masalahnya, seberapa keras usaha Anda mengatasi masalah Anda, dan seberapa cepat kemajuan yang Anda peroleh. Bersabarlah, karena mungkin dibutuhkan waktu untuk memecahkan masalah Anda. Terkadang, konseling saja tidak cukup dan Anda juga membutuhkan pengobatan. Kalau Anda berpikir konseling tidak membantu, dengan alasan apapun, beritahulah keluarga dan konselor Anda.

8. Bagaimana dengan pengobatan?


Jika Anda khawatir bahwa Anda tidak dapat menghilangkan perasaan cemas Anda, betapa pun kerasnya usaha Anda untuk itu, atau jika Anda memiliki lebih dari satu masalah dan perasaan cemas, Anda mungkin memerlukan pengobatan. Obat-obatan utnuk masalah ini dibuat untuk membantu zat-zat kimia di otak yang memengaruhi perasaan dan perilaku Anda. Hanya dokter atau psikiater yang bisa menentukan apakah Anda butuh obat atau tidak. Dokter akan mengajukan pertanyaan tentang perasaan cemas Anda dan menentukan obat seperti apa yang terbaik untuk situasi tersebut.

Beberapa obat dapat menyebabkan efek samping, misalnya sakit kepala, sakit perut, atau perasaan mengantuk. Dapat juga menyebabkan mulut Anda terasa kering, membuat Anda sering menguap, atau justru menambah berat badan. Terkadang obat dapat memperburuk situasi karena setiap orang bereaksi berbeda terhadap pola pengobatan yang berbeda. Jadi, agak sulit untuk mengetahui secara pasti bagaimana obat itu berpengaruh kepada Anda. Jika Anda mengalami efek samping yang mengganggu, laporkan kepada konselor dan keluarga Anda. Efek samping itu mungkin akan hilang setelah beberapa minggu seiring dengan terbiasanya tubuh Anda dengan jenis obat tersebut.

Sangat penting bagi Anda untuk minum obat sesuai petunjuk dokter, yang umumnya berarti setiap hari. Jangan berhenti minum obat atau jangan berlebihan, karena kedua hal tersebutdapat menimbulkan masalah. Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai obat itu atau jika Anda ingin mengurangi atau menambah penggunaannya, SELALU bicarakan dengan keluarga dan dokter Anda terlebih dahulu.

9. Bagaimana jika kami tidak mampu untuk ikut konseling?


Sangat memungkinkan untuk mencari jasa konseling gratis atau yang biayanya murah, tergantung kemampuan keluarga Anda. Anda dapat mulai dengan berbicara kepada konselor sekolah atau kepala sekolah mengenai program khusus yang tersedia melalui jalur sekolah. Keluarga Anda dapat mencari di buku telepon untuk konseling berbiaya murah atau menghubungi lembaga sosial untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Tergantung pada jenis asuransi kesehatan yang dimiliki keluarga Anda, sangat memungkinkan pula bahwa perusahaan asuransi akan membantu membayar biaya beberapa sesi konseling Anda.

INGATLAH...


Meskipun berat melihat Anda atau anak Anda berjuang melawan kecemasan dan ketakutannya, Anda dapat memberikan bantuan yang berharga. Dengan memonitor perilaku Anda sendiri, membantu anak Anda mempelajari metode-metode yang diberikan dan mencari konseling serta pengobatan jika diperlukan, Anda dapat membantu memastikan bahwa Anda atau anak Anda mampu mengatasi ketakutan yang menyulitkan dan menuju hidup yang lebih produktif.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar